Menjadi Modern Recruiter


Selama sepuluh tahun terakhir, recruitment telah mengalami banyak perubahan. Recruiter harusnya sudah mulai meninggalkan kebiasaan lama, mereka tidak lagi berbicara dengan cara yang dingin, bersikap pasif, dan menganggap kandidat lah yang perlu pekerjaan.

Dalam sebuah ebook dari Linkedin yang saya peroleh berjudul Modern Recruiter’s Guide, menunjukkan cara baru bagi Anda untuk menjadi modern recruiter. Jadi apa yang dimaksud modern recruiter?

Menurut Ivy Lau, Direktur Talent Engagement dari Hong Kong Broadband Network mengatakan bahwa, seorang modern recruiter harus menjadi Brand Ambassador yang kuat, menjadi sales yang efektif, serta peduli pada pengembangan karir, tidak hanya berpikir untuk memenuhi kebutuhan lowongan pekerjaan, tapi secara proaktif mendekati talent. Peduli bahwa karir merupakan aspirasi dan potensi pertumbuhan untuk saat ini dan masa yang akan datang.

Modern recruiter menerapkan sebagian ilmu science dan sebagian ilmu seni dalam cara berpikir dan bertindak. Berikut ini adalah bagaimana menjadi modern recruiter.

Data Nerd
Modern recruiter hidup dan mati berkutat dalam data, “Jika Anda tidak dapat mengukurnya, Anda tidak bisa mengelolanya.” Mereka tahu bahwa angka-angka dan data tidak hanya membantu dalam membuat keputusan, tetapi juga mendapatkan kepercayaan dari orang lain dan dalam organisasi mereka.

Researcher
Modern recruiter tidak berjalan dengan mata buta. Mereka meneliti dahulu tentang sumber-sumber recruitment, tipe pekerjaan, keterampilan yang dibutuhkan, dan siap berkompetisi mendapatkan talent terbaik dengan perusahaan lain.

Technologist
Modern recruiter mengenal dan mencintai inovasi, banyak cara baru dalam recruitment selama dekade terakhir, termasuk penggunaan teknologi. Mereka tahu apa cara terbaik, dan sangat menguasai bagaimana menggunakannya.

Matchmaker
Seperti sebutan “mak comblang” saat menjodohkan seseorang, modern recruiter memiliki naluri menemukan kecocokan antara organisasi dan kandidat. Mereka tahu cara menghubungkan antara permintaan, kebutuhan dan kompetensi.

Marketer
Mereka berpikir bahwa seorang modern recruiter sama halnya dengan marketing yang menjual produk. Mereka tahu bagaimana menjual produk pada target pasar yang tepat, baik melalui face to face ataupun employer branding promotions.

Salesperson
Mereka adalah para ahli dalam membuka dan menutup penawaran. Mereka memiliki keterampilan dan kecerdasan negosiasi untuk membuat kedua belah pihak sama-sama puas.

Talent Advisor
Mereka adalah penasehat terpercaya bagi perusahaan, terlepas apapun gelar dan jabatan mereka. Mereka mengetahui bagaimana mengelola talent dan turut andil saat keputusan dibuat.

Recruitment bukan hanya sekedar mempublikasikan profil perusahaan dan posting killer job descriptions. Jadi, apakah Anda sudah memenuhi seorang modern recruiter?

*imagesource:rekrutmen.depkeu.go.id


Suka dengan tulisan saya? Saya akan memberitahu anda jika ada update selanjutnya. Silahkan berlangganan artikel dengan mengisi kolom dibawah ini dan kemudian cek email untuk verifikasi berlangganan, Gratis!!

Enter your email address:


2 Komentar

mpdayjqbztxevrpaamysojhbsjcyghsbzvlswmkyakidqzigtfuoopchyky

[Reply]

jnbpaqgmnnymhcfbjshdayjgcmsjgenosuyhvgqokkkmdefenwuj

[Reply]

Tinggalkan Komentar

(required)

(required)